Publication Ethics

ISTIQRO: Jurnal Penelitian Studi Islam adalah jurnal ilmiah berbasis open access dan peer-reviewed yang diterbitkan oleh Institut Nahdlatul Ulama Ciamis. Pernyataan ini menjabarkan standar perilaku etis bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan artikel: Penulis (Authors), Dewan Redaksi (Editors), Mitra Bestari (Reviewers), dan Penerbit (Publisher).

1. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Redaksi (Editors' Responsibilities)

  1. Keputusan Publikasi: Dewan Redaksi bertanggung jawab penuh untuk menentukan naskah mana yang layak diterbitkan berdasarkan validitas akademis, relevansi dengan ruang lingkup jurnal, dan kontribusi ilmiah, tanpa membedakan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulis.
  2. Kerahasiaan: Editor dan staf redaksi dilarang mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang dikirimkan kepada siapa pun selain Penulis Korespondensi, Mitra Bestari, dan Penerbit.
  3. Objektivitas dan Penilaian Adil: Editor mengevaluasi naskah semata-mata berdasarkan konten intelektual dan bebas dari konflik kepentingan (conflict of interest).
  4. Keterlibatan dalam Pelanggaran: Jika ditemukan dugaan pelanggaran etika (seperti plagiarisme atau fabrikasi data), Editor akan mengambil langkah-langkah penanganan yang sesuai mengacu pada pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).

2. Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari (Reviewers' Responsibilities)

  1. Kontribusi terhadap Keputusan Editorial: Penelaahan oleh Mitra Bestari (peer review) membantu Editor dalam membuat keputusan editorial serta membantu Penulis menyempurnakan kualitas naskah.
  2. Ketetapan Waktu: Mitra Bestari yang merasa tidak kompeten untuk menelaah naskah atau tidak dapat menyelesaikan penelaahan tepat waktu harus segera memberi tahu Redaksi agar dapat dialihkan ke penelaah lain.
  3. Kerahasiaan: Setiap naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia dan tidak boleh didiskusikan atau ditunjukkan kepada pihak lain tanpa izin Redaksi.
  4. Standar Objektivitas: Penelaahan harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap Penulis tidak dibenarkan. Mitra Bestari harus menyampaikan pandangan secara jelas disertai argumen pendukung.
  5. Pengakuan Sumber: Mitra Bestari harus mengidentifikasi karya terbitan relevan yang belum dikutip oleh Penulis dan memberi tahu Editor jika ada kemiripan substansial antara naskah yang ditelaah dengan tulisan lain yang sudah diterbitkan.

3. Tugas dan Tanggung Jawab Penulis (Authors' Responsibilities)

  1. Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan hasil penelitian asli secara jujur, akurat, dan objektif. Data penelitian harus disajikan secara akurat dalam naskah.
  2. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa naskah yang dikirimkan adalah karya orisinal. Segala bentuk plagiarisme (termasuk self-plagiarism, fabrikasi data, dan falsifikasi) merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.
  3. Publikasi Ganda (Multiple/Concurrent Publication): Penulis tidak boleh menerbitkan naskah yang menjelaskan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau media publikasi. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan dianggap tidak etis.
  4. Penulisan Kepemilikan Karya (Authorship): Hak kepenulisan harus dibatasi pada mereka yang memberikan kontribusi signifikan terhadap gagasan, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian. Semua orang yang memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai Co-Authors.
  5. Konflik Kepentingan: Penulis harus menyatutkan penyataan konflik kepentingan finansial atau substantif lainnya yang dapat memengaruhi hasil atau interpretasi naskah mereka.
  6. Ralat Kesalahan dalam Karya Terbit: Jika Penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan signifikan dalam karyanya yang telah diterbitkan, Penulis berkewajiban untuk segera memberi tahu Editor dan bekerja sama untuk menarik kembali (retract) atau memperbaiki naskah.

4. Tugas dan Tanggung Jawab Penerbit (Publisher's Responsibilities)

  1. Pengawasan Etika: Institut Nahdlatul Ulama Ciamis selaku penerbit berkomitmen untuk memastikan bahwa integritas akademik dan etika publikasi dijaga secara ketat.
  2. Arsip Permanen: Penerbit menjamin keberlanjutan dan preservasi digital dari setiap artikel yang diterbitkan melalui sistem penyimpanan dan pengarsipan bereputasi.
  3. Penanganan Pelanggaran Etika: Dalam kasus dugaan atau terbukti adanya pelanggaran ilmiah, plagiarisme, atau kesalahan penyajian data, Penerbit—bekerja sama erat dengan Editor—akan mengambil tindakan yang diperlukan, termasuk penerbitan erratum, addendum, atau penarikan naskah (retraction).