Archiving Policy

ISTIQRO: Jurnal Penelitian Studi Islam berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dan aksesibilitas jangka panjang dari seluruh artikel yang diterbitkan. Untuk memastikan preservasi digital yang aman dan permanen, jurnal ini menggunakan kebijakan pengarsipan sebagai berikut:

1. Pengarsipan Digital Utama (Digital Archiving System)

Jurnal ini menggunakan sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) dan CLOCKSS (Controlled Lots of Copies Keep Stuff Safe) yang terintegrasi langsung dalam sistem Open Journal Systems (OJS). Sistem ini memungkinkan pembuatan arsip terdistribusi di antara perpustakaan peserta untuk memastikan keberadaan salinan permanen guna tujuan preservasi dan pemulihan data.

2. Pengarsipan Nasional (National Repository)

Seluruh terbitan dan naskah yang dipublikasikan diserahkan dan diarsip secara berkala ke repositori nasional:

  • INDONESIA ONE SEARCH (IOS) oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

  • GARUDA (Garba Rujukan Digital) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

3. Pengarsipan Mandiri oleh Penulis (Self-Archiving / Repository Policy)

Penulis diizinkan dan didorong untuk menyebarluaskan dan menyimpan karya mereka di repositori institusi, repositori akademis (seperti ResearchGate, Academia.edu), atau situs web pribadi dengan ketentuan:

  • Versi yang Diarsip: Versi akhir terbitan dari jurnal (Publisher's Version / Final Published PDF).

  • Atribusi: Penulis wajib menyantumkan informasi penerbitan asli secara jelas, termasuk nama ISTIQRO: Jurnal Penelitian Studi Islam, volume, nomor, tahun, serta tautan DOI artikel.