ARCHIVING POLICY

At-Tanzim: Jurnal Inovasi Manajemen dan Kebijakan Pendidikan Islam berkomitmen untuk memastikan preservasi digital jangka panjang, keberlanjutan akses, dan perlindungan keterbacaan terhadap seluruh artikel ilmiah yang telah dipublikasikan. Untuk mengantisipasi risiko kehilangan data akibat kegagalan teknis atau penutupan sistem Open Journal Systems (OJS), At-Tanzim menerapkan strategi pengarsipan digital berlapis melalui sistem repository institusional, jejaring preservasi internasional, dan repositori mandiri penulis.

1. DIGITAL PRESERVATION & ARCHIVING SYSTEMS

At-Tanzim memanfaatkan sistem preservasi terdistribusi melalui jaringan berikut untuk menjamin bahwa seluruh konten jurnal tetap dapat diakses secara permanen oleh publik, akademisi, dan peneliti di seluruh dunia:

  • PKP Preservation Network (PKP PN): At-Tanzim terintegrasi dengan jaringan pengarsipan Public Knowledge Project Preservation Network (PKP PN) yang memanfaatkan sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) dan CLOCKSS (Controlled Lots of Copies Keep Stuff Safe). Jaringan ini secara otomatis membuat arsip terdesentralisasi dari seluruh terbitan jurnal untuk menjamin ketersediaan data secara permanen.

  • National Library Archiving (GARUDA / RAMA): Seluruh metadata dan artikel terbitan diarsipkan dan diindeks secara berkala pada basis data portal ilmiah nasional, termasuk Garba Rujukan Digital (GARUDA) serta repositori nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi / BRIN.

  • Institutional Repository: Program Pascasarjana Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis menyimpan salinan digital cadangan (backup) secara berkala untuk seluruh berkas PDF naskah, metadata XML, dan data suplementer di INU Ciamis Institutional Repository.

2. PERMANENT IDENTIFIER (DOI)

Setiap artikel yang dipublikasikan di At-Tanzim memiliki Digital Object Identifier (DOI) resmi yang didaftarkan melalui lembaga pendaftaran Crossref. DOI berfungsi sebagai tautan permanen (persistent link) yang tidak akan berubah meskipun struktur URL website jurnal mengalami perubahan atau migrasi domain di masa mendatang.

3. SELF-ARCHIVING POLICY (KEBIJAKAN PENGARSIPAN MANDIRI)

At-Tanzim mendukung penuh kebijakan akses terbuka (Open Access) dan mengizinkan penulis untuk mengarsipkan mandiri karya mereka pada repositori pribadi maupun institusi dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pre-print (Naskah Awal sebelum Peer-Review): Penulis diizinkan mengarsipkan versi pre-print dari naskah mereka di repositori pribadi, server pre-print, atau repositori institusi kapan saja sebelum naskah diterima untuk dipublikasikan.

  • Post-print (Naskah Hasil Revisi/Diterima): Penulis diizinkan mengarsipkan versi post-print (naskah yang telah melalui proses penelaahan dan diterima, namun belum diformat layout akhir jurnal).

  • Publisher's Version / PDF Resmi: Penulis diizinkan dan didorong untuk membagikan serta mengarsipkan PDF versi penerbit resmi (Publisher's Version/PDF) di repositori institusi, repositori akademis (seperti ResearchGate, Academia.edu, Google Scholar), maupun situs web pribadi segera setelah artikel dipublikasikan di website At-Tanzim, dengan kewajiban mencantumkan tautan DOI resmi artikel tersebut.

4. WEBSITE BACKUP & DATA SECURITY

  • Pencadangan Harian & Bulanan: Pengelola jurnal secara rutin melakukan pencadangan data (backup) basis data OJS dan direktori berkas jurnal secara harian dan bulanan pada server terpisah (off-site server).

  • Arsip Cetak (Hardcopy): Sebagai upaya preservasi fisik, edisi cetak At-Tanzim disimpan secara permanen di Perpustakaan Pusat Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis serta dikirimkan ke Perpusnas (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) sesuai dengan undang-undang serah simpan karya cetak dan karya rekam.